Seuntai kata dalam pesan ini untukmu Wahai Ukhti.

Dia mengira kecantikan adalah segalanya,!! Tapi, sesungguhnya kecantikan itu bukanlah seperti yang dibayangkan oleh lelaki yang hina lagi terperdaya ini. Kecantikan itu adalah kecintaan ilmu, adab, dan pribadi.

Gadis itu tidak menyadari, bahwa kesombongan akan kecantikan dan hartanya, justru akan menjerumuskannya dalam kebinasaan abadi di dalam neraka.

Sebenarnya wanita jalang hanya diperebutkan laki – laki hidung belang, tidak lagi bisa terpagari oleh agama, kehormatan dan rasa malu yang dimilikinya. Dia, Wanita yang telah mencampakkan kerudung kehormatan dan jilbab kesucian.

Yang ada dalam benaknya hanyalah apa yang dipakai oleh fulan dan fulan..?? Film- Film yang di perankan oleh artis- artis Prancis, Hongkong, Hollywood dan Bollywood??

Alangkah ruginya dia, ketika di dunia, dia menjadi bahan cemohan di antara saudara dan keluarga, sementara di akhirat, siksa pedih akan menimpanya.

Betapa lemah akalnya, dia tidak pernah mau mendengarkan nasihat dan peringatan orang – orang yang menyayanginya dan yang mengkhawatirkannya dari neraka bahan bakarnya dari manusia.

Ya, gadis itu telah menjadi budak nafsunya. Angan – angannya telah menipunya, beberapa kalipun engaku ingatkan dan engkau nasehati, tetap saja dia enggan mendengar.

Waktu terus berjalan, dia tetap dalam lalai sesat, dia lupa, bahwasanya setiap hari yang berlalu adalah pengurangan dari umunya, dan setiap jam yang berputar, selalu membuatnya semakin dekat kepada kuburan yang sudah menantinya.

Betapa ruginya wanita ini,!!!

Umurnya hilang, perbuatanya sesat, sedang maut setia hari memangilnya.

Bisa jadi, dia berhasil meraih ijasah kesarjanaan. Akan tetapi ijasah ini justru akan menambah beban yang memberatkannya, dan bukan menjadi keberutungan yang membagiakannya.

Betapa hina dan tertipunya gadis itu. Dia tenggelam dalam lautan angan – angan dan binasa dalam samudra asa. Padahal kematian adalah sangat dekat, lebih dekat dari tali sandalnya.

Dia suka jalan – jalan di pasar – pasar dan tempat hiburan, tanpa memperhatikan aturan Allah SWT untuk dirinya.

Dia bisa tidur amat nyenyak tanpa ingat kewajiban. Dia tidak pernah ingat tempat tinggalnya yang sempit dan gelap di kuburan kelak, padahal dia pasti akan di baringkan di dalamnya.

Aku ingatkan kepada gadis itu “Ketahulah, bahwasanya kuburmu sekarang menunggumu. Kubur itu untuk dirinya, bisa berwujud sebuah taman diantara taman surga, tapi juga bisa berubah menjadi lubang diantara lubang- lubang neraka. Jika engkau berada di dalam yang pertama, maka berbahagialah.

Demi Allah, tidaklah engkau duduk merenaung sejenak?? Di manakah tempat kembalimu, di antara kedua lubang tersebut?? Kuburan manakah yang menjadi balasan bagimu???

Wahai Saudariku, maafkan aku jika terlalu keras dalam mengingatkanmu.Sesungguhnya ini adalah jeritan sayang, agar engkau mengikuti hati nuranimu serta agar pikiranmu kembali sadar, ini adalah peringatan bagi orang yang memiliki hati dan pedengaran.

Sumber…”

http://vandialfaqir.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s