Sebuah pengalaman yang dapat kita petik hikmahnya

Waktu sudah mendekati pukul 22.00 WIB, sekiranya waktu ujian hampir selesai, adanya kendala di awal sebelum ujian di mulai membuat penambahan waktu ujian.

Sambil berbincang dengan antar pengawas, mengenai pengalaman hidupnya yang telah menjalani kehidupan baru, mulailah kami memulai pembicaraan, awal pembicaraan saya sedikit singgung gimana pengalaman pertama menjalani kehidupan yang baru..” Wahhhh,,,,,katanya jangan di ceritakan, lebih baik di coba,,” hehehehe,,” bahkan sedikit dia ungkapkan, ada baiknya juga ada kekurangannya, bagaimana cara kita saling mengisi kekurangan tersebut. Dan memang kalo kita mencari kesempuraan dari seseorang, tidak akan ada ujungnya,” semua orang memiliki kekurangan masing – masing, tinggal bagimana kita sama – sama saling menerima kekurangan tersebut. Insyallah kehidupan akan semakin berkah..”

Tidaklah kita berfikir sejenak, bukankah kalo kita ingin mengetahui seberapa dalam sungai yang tenang kita harus terjun ke sungai tersebut, bahkan rela untuk berbasah – basahan dan kalo kita ingin mengetahui ada apa di gedung pancakar langit yang tinggi tersebut, kita harus menaiki gedung tersebut, bahkan kita rela harus menaiki 100 atau 1000 bahkan hingga 10.000 tangga.

Tapi kalo kita tidak pernah mencoba, pasti kita tidak akan pernah tau, seberapa dalam air sungai tersebut dan ada apa di dalam lantai teratas pada gedung tersebut.

Posted 15 Januari 2013

ekoprasetyo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s