“Makna yang tersirat dalam sebuah kehidupan”

“Makna yang tersirat dalam sebuah kehidupan”

Manusia di ciptakan oleh Allah dari tanah dan dalam artian jawa Tanah = Lemah jadi sebenarnya manusia adalah makhluk yang lemah, tidak ada daya apa – apa ketika Allah telah berkehendak, perlu kita garis bawahi bahwa manusia diciptakan dari tanah, jalan ke timur, kebarat, keutara, keselatan juga mengijak tanah, makanya pun juga dari hasil tanah dan ketika sudah meninggal juga akan dikubur di tanah. Allah mempunyai rahasia kehidupan manusia, seburuk apapun manusia, seberat apapun cobaan yang diterima, selama dirinya masih di beri nafas oleh Allah, maka dia masih ada gunanya untuk orang lain, maka dari itu Allah belum mencabut nyawanya. Namun jika manusia tersebut telah tiba masanya, maka Allah tidak akan menanggungkan walaupun sedetik untuk menunda mencabut nyawanya. Walaupun manusia itu merasa bahwa dirinya masih di butuhkan untuk orang. Namun Allah berkehendak lain. Tentunya hal tersebut dapat kita petik hikmahnya. Bahwa kehidupan itu bagaikan buah kelapa, buah kelapa jatuh dari pohon tidak mengenal usia buah tersebut. ada buah kelapa yang jatuh ketika masih biji, ada yang jatuh ketika sudah kemasak atau muda. Ada yang jatuh ketika sudah tua. Semua itu dapat kita kaitkan dengan kehidupan manusia, ada bayi yang baru lahir dan baru beberapa jam ia sudah menghembuskan nafas terakhir dan yang usia kanak – kanak sudah di panggil oleh Allah, ada yang ketika muda dan ada juga yang sudah tua. Semua itu telah menjadi ketentuanya dan manusia sendiripun juga tidak pernah mengetahui kapan ia akan menghadap Allah, Allah sangat merahasiakan urusan ini bahkan malaikat Izrail pun hanya menunggu perintah untuk mencabut nyawa manusia. Kita ambil hikmah dari semua ini semoga kita selalu istiqomah di jalanya. Selalu melakukan hal kebaikan. Karena sebaik – baiknya manusia, jika meninggal dalam kebaikan. Walaupun sebelumnya di adalah seorang penjahat, tetapi ia bertobat dan kembali ke jalan Allah dan ada juga golongan yang celaka, ketika dalam akhir hidupnya dalam gelimang maksiat, walaupun ia adalah seorang yang alim namun ia mencoba hal yang kurang baik, karena bujukan setan. Maka selalu waspadalah kerena bisa jadi malaikat maut akan menemui kita 1 Jam yang akan datang bahkan 1 menit yang akan datang, kitapun tidak pernah mengetahuinya. Ilmu yang dapat kita petik akan makna pentingnya kehidupan yang baik, agar kita selalu istiqomah di jalan cahayanya.

Sekian Tulisan ini, Semoga dapat menjadi perenungan kita bersama.

Posted

ekoprasetyo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s