Ketika Allah Berkendak Lain ( Kisah Nyata )

Ketika Allah Berkendak Lain

“Kisah Nyata”

Mengenang ( Almarhum ) Seorang Sahabat, Motivasi, Inspirator

03 Maret 2012 silam Ikatan Alumni kampus kami tercinta telah menyukseskan sebuah acara Pelatihan ketenagakerjaan bagi calon wisudawan dan wisudawati dan pada saat itu penulis sebagai ketua pelaksananya, banyak ilmu dan hal baru yang penulis dapatkan dari acara tersebut

Namun di balik suksenya acara tersebut menyimpan kenangan yang begitu mendalam bersama sahabat panulis.

Beberapa hari sebelum acara dilaksanakan datang seorang pemuda dan penulis sendiri sudah tidak asing dengan pemuda tersebut, pemuda tersebut datang dengan semangat dan senyumnya yang khas, maksud kedatanganya, ia ingin mendaftarkan diri sebagai peserta pelatihan.

Namun dengan sangat berat hati penulis menolak permintaanya, karena memang pemuda tersebut masih menylesaikan skripsi dan belum di wisuda pada tahun tersebut, akhirnya penulis memberikan solusi untuk mengikuti acara pelatihan di tahun berikutnya, dengan sedikit kecewa, akhirnya pemuda tersebut sepakat untuk mengikuti pelatihan di tahun berikutnya.

Maret 2013 acara tersebut akan dilaksanakan kembali dan tentunya dengan harapan pemuda tersebut dapat mengikut acara ini, Namun Allah telah berkehendak lain, Allah telah memanggil pemuda tersebut untuk kembali keharibaanNYA. Sungguh penulis tidak menyangka, hal tersebut adalah pemintaan terakhirnya kepada penulis. Beberapa bulan setelah acara, pemuda tersebut tutup usia. dan di usianya yang masih tergolong sangat muda.

Biografi Pemuda Tersebut

“Kutipan dari Papa pemuda tersebut”

“Kami kenang sebagai anak yang baik, penurut, sopan, selalu siap mengerjakan apa saja yang diminta papa dan mamanya, secapai apapun ia jalani semua tugas mama papanya dengan penuh senyum dan tanpa pernah mengeluh, capai ataupun malas.

Khususnya setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu ia sangat semangat membantu mamanya yang kebetulan punya usaha catering kecil – kecilan, mulai dari belanja sejak pagi sampai siang, mengangkat piring dan hasil masakan mamanya ke mobil, bahkan setelah selesai ia mengangkat piring kotor, dan mencucinya tanpa rasa malu yang statusnya mahasiswa mau membereskan piring –piring kotor bekas makan adik kelasnya tanpa ragu dan gengsi, semua ia dijalani dengan iklhas dan tidak pernah lepas senyum.

Ia termasuk anak yang mudah dikenal dengan siapa saja, tanpa melihat status. Sejak kecil kenal dengan semua pedagang dan tukang becak yang sering mangkal di depan kampus. Banyak yang mengenalkan sebagai sosok yang ramah, sopan, dan cepat akrab dengan siapa saja.

Sejak kecil ia sudah suka dengan usaha dan pernah mengajak mamanya untuk jualan masakan, kalau perlu pakai gerobak dan ia siap untuk mendorong gerobak tersebut. Saat mahasiswapun ia berusaha baik menjual pulsa, bekerja di perusahaan swasta walaupun secara sembunyi – sembunyi dari mamanya yang tidak mengijinkan bekerja dengan alasan mamanya agar selesaikan dulu kulihnya.

Tidak ada tanda- tanda khusus ia akan meninggalkan dunia ini dan meninggalkan Papa, Mama dan adiknya secepat itu.

Selama bersama mama, papa, semua sahabatnya dan saudara – saudaranya ia selalu tersenyum, masih terbanyang semangatmu jika membantu Mama dan Papa, Ucapanmu yang sopan, prilaku yang ramah dan baktimu pada mama dan papa semua itu tidak terlupakan”

Mama dan Papa rela dan Iklhas melepasmu pergi keharibaan Allah pencipta alam semesta dan segala isinya ini. Selamat Jalan Anakku Sayang. Semoga Allah memberikanmu tempat teridah di sis Allah Subhanahu Wata’ala. Doa Mama dan Papa selalu menyertaimu Anakku”

Sekian tulisan ini….”

Penulis hanya bisa meneteskan Air Mata.

Posted By Eko Prasetyo

Minggu 24 Februari 2013 Pukul 00.30

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s